Minggu, 30 Desember 2012

Satu cerita Untuk Koizora dan I give My First Love To You


Saat dua insan dipertemukan...
Saat dua insan saling dipisahkan...
Inikah kehidupan sesungguhnya?
Inikah maksud dari hidup sebenarnya?

Waktu yang begitu singkat
Untuk merasakan kebahagiaan
Waktu yang begitu singkat
Untuk merasakan kasih sayang
Waktu yang begitu singkat
Untuk saling mencintai

Tapi ini memang cinta sejati
Sampai kapanpun akan tetap abadi
Meski didunia berbeda
Cinta sejati akan menyelimuti

Meskipun akhirnya
Ini terasa begitu menyakitkan

When love come in my heart
When love go from my heart



Komentar :
Kata-kata itu terinspirasi dari kehidupan 2 pasang insan manusia dalam film Sky Of Love/Koizora dan I Give My First Love To You yang kehidupannya direnggut karena suatu penyakit... hik..hik..hik..
Sedih banget ngeliat filmnya...sampai nangis air *ya.iyalah.masa nangis permen #BRAK, maaf*
Sugguh filmnya bikin terharu.. kerja bagus yang buat skenarionya....

Rabu, 26 Desember 2012

Lirik Kimio - CN BLUE



Itsu kara ka boku rawa
Jibun no koto bakari
Sara naru eu wo mazashite
Hashiri tsuzuketeru

Sono hi ga kuru made
Nani mo kamo I nosa
Akiramete ike nai to
Zutto motomete itainda

Ano hi tomo ni waratte ita
Yorokobo no sinjitsu sae

Itsu kara ka chippoke ni kanjita
Ima waeatteru bawai ja nai

Kimi wo kimi wo motome sadeteta kimochi
Ima mo osae kirenai hodo
Afureru keredo

Kimi mo kimi mo shitteru machigatte wanaisa
Wakachi aeru sono yorokobi
Ima yatto wakaru ki ga shita
Itsu kara boku ra wa motomeru koto bakari
Ashi wo soroeru koto sae
Osorete itanda

Ano hi tomo ni naite ita
Namida no yasuragi sae
Jibun ni I kikase tari shite
Ima tomatteru bawai ja nai

Kimi wo kimi wo motome sodateta kimochi
Ima mo osae kirenai hodo
Afureru keredo

Kimi mo kimi mo shitteru machigatte wanaisa
Motome rareru sono yorokobi
Ima yatto wakaru ki ga shita

Kimi wo kimi wo motome sodateta kimochi
Ima mo osae kirenai hodo
Afureru keredo

Kimi mo kimi mo shitteru machigatte wanaisa
Motome rareru sono yorokobi
Ima kimi ni ai ni ikuyo~

Kamis, 20 Desember 2012

Biografi Ahmad Soebardjo



Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo adalah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat, dan Pahlawan Nasional Indonesia. Ia juga Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama. Semasa remaja Subarjo sekolah di Hogere Burger School, Jakarta (Setara dengan Sekolah Menengah Atas) pada tahun 1917. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Leiden, Belanda dan memperoleh ijazah Meester in de Rechten (saat ini setara dengan Sarjana Hukum) di bidang undang-undang pada tahun 1933. Achmad Soebardjo lahir di Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat, tanggal 23 Maret 1896. Ayahnya bernama Teuku Muhammad Yusuf, masih keturunan bangsawan Aceh dari Pidie. Ibu Ahmad Soebardjo bernama Wardinah. Ia keturunan Jawa-Bugis, dan anak dari Camat di Telukagung, Cirebon.

Ketika menjadi mahasiswa, Soebardjo aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui organisasi kepemudaan seperti Jong Jawa dan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Belanda. Ahmad Subarjo juga pernah menjadi utusan Indonesia bersama dengan Mohmmad Hatta pada konferensi antarbangsa "Liga Menentang Imperialisme dan Penindasan Penjajah" yang pertama di Brussels dan kemudiannya di Jerman. Pada persidangan pertama itu juga ia bertemu Jawaharlal Nehru dan pemimpin-pemimpin nasionalis yang terkenal dari Asia dan Afrika. Sewaktu kembalinya ke Indonesia, ia aktif menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Karir Ahmad Subarjo terus naik ketika dilantik menjadi Menteri Luar Negeri tanggal 17 Agustus 1945, sekaligus sebagai menteri luar negeri pertama. Kabinet saat itu bernama Kabinet Presidensial, kemudian menjabat Menteri Luar Negeri sekali lagi pada tahun 1951 - 1952. Selain itu, ia juga menjadi Duta Besar Republik Indonesia di Switzerland antara tahun-tahun 1957 - 1961.

Ahmad Subardjo Djoyoadisuryo meninggal dunia dalam usia 82 tahun di Rumah Sakit Pertamina, Kebayoran Baru, akibat flu yang menimbulkan komplikasi. Ia dimakamkan di rumah peristirahatnya di Cipayung, Bogor. Pemerintah mengangkat almarhum sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2009.

Sabtu, 01 Desember 2012

CNBlue Lee Jung Shin on Fashion Magazine "Marie Claire"



Anggota boy band CNBlue Lee Jung Shin menjadi model dalam pengambilan gambar untuk majalah fashion dan beauty "Marie Claire."

Banyak mungkin melihat penyanyi sekarang menjadi model ,karena dianggap sebagai daya tarik dan berpose cocok untuk pengambilan gambar yang baik. Kulit halus dan terlihat menawan tampak lebih baik di foto close-up.

Pengambilan ini dilakukan setelah konser tur Jepang mereka. Dikabarkan bahwa lebih dari 100.000 penggemar datang untuk melihat band tampil dan tiket terjual habis diawal. Bahkan dengan semua jadwal sibuk untuk mengejar, Lee Jung Shin berkata bahwa ia "bahagia sekarang."

Lee Jung Shin secara luas dikenal sebagai fashionista, dan minatnya dalam mode terlihat jelas selama pengambilan karena ia penasaran di semua desain dan kualitas pakaian yang ia kenakan. Dengan wajah tersenyum besar, katanya, "I really like to shoot fashion pictorials" dan bekerja sampai pagi.

Lebih banyak gambar nya dapat dilihat dalam edisi Desember "Marie Claire."

(Ost.Dream High) Can't I Love You - 2am


maebeon majuchil ttaemada
niga useojul ttaemada
jogeumssik nae ane jogeumssik
neol hyanghan maeumi jaradeoni

ijeneun neol saenggakhamyeon
ni moseubeul tteoollimyeon
jakkuman dugeundaeneun
nae simjangeun meomchuljul molla

deo isang gamchul su eomneun naemam
jeonbu da jugo sipeo

hangsang gyeoteseo (ni yeopeseo)
neol sarang hamyeon andoelkka
nuguboda neoreul jikigo sipeun mam badajuandoelkka

neoui mamsoge (gaseumsoge)
naega isseumyeon andoelkka
neoege gajang sojunghan sarami
doego sipeo eoseo nae mameul badajwo

maeilmaeil keojyeoganeun neol
hyanghan sarang ttaemune
nan jeongmal haru jongil
amugeotdo hal sugaeobseo

ijeneun sumgil su eomneun nae mam
neoro gadeuk chabeoryeosseo

hangsang gyeoteseo (ni yeopeseo)
neol sarang hamyeon andoelkka
nuguboda neoreul jikigo sipeun mam badajumyeon andoelkka

neoui mamsoge (gaseumsoge)
naega isseumyeon andoelkka
neoege gajang sojunghan sarami
doego sipeo eoseo nae mameul badajwo

ireon nae maeumeul arajwo 
algetdago daedaphaejwo

hangsang gyeoteseo (ni yeopeseo) 
neol sarang hamyeon andoelkka
nuguboda neoreul jikigo sipeun mam badajumyeon andoelkka

neoui mamsoge (gaseumsoge) 
naega isseumyeon andoelkka
neoege gajang sojunghan sarami 
doego sipeo eoseo nae mameul badajwo

nae mameul arajwo